Peresmian Pesantren Taman Tauhid kami lakukan pada tanggal 17 - 7 - 2013. Alkhamdulillah System Managemen Pendidikan Pesantren sudah kami amanahkan kepada Widhi Utami, Intan Putri Abrianti, Dynan Fahma Ikramina dan Dyah Septyaningrum. Selalu ada Mbah Kyai Abu, Mak Zin dan Mbak Isfa Khasanah. Selain itu Alkhamdulillah unit usaha pesantren yang kami bangun sudah mulai mapan dan menjadi jalan dari Alloh SWT untuk menjadikan Pesantren Taman Tauhid ini 100% mandiri. Gratis untuk umat dan tidak meminta kepada siapapun.


Kami semua beserta Santriwan - Santriwati Taman Tauhid berdoa diatas Tanah yang akan kami bangun.
" Sesungguhnya Aku (Alloh SWT) bukan pengabul setiap ucapan dan kata-kata ahli hikmah. Akan tetapi, aku mengabulkan cita-cita serta kehendak nafsu yang mendorong perbuatan yang dicintai dan diridhoi aku,. Aku jadikan hikmah dan ketenangan pada jiwanya, sebagai imbalan pujian kepada-Ku meskipun ia tidak mengucapkan sepatah kata pun " (HR. Ibnu Najjar).


Alloh SWT yang Maha Pengasih akan mempersatukan atau mempertemukan manusia atau makhluk nya yang lain, manakala kepada mereka akan ditimpakan suatu takdir dalam bentuk kejadian-kejadian. Dalam bahasa kita, hal-hal yagn dapat menjadi bagi bertemunya atau bersatunya orang-orang atau bahkan jin dan hewan sekalipun - karena adanya kepentingan atau kebutuhan yang sama. Padahal, terjadinya seseorang mempunyai kepentingan dan kebutuhan pun hakikatnya karunia-Nya jua. Kemudian, mereka bergerak menuju satu tempat demi terpengaruhinya hajat mereka, pun tersebut semata-mata karena izin Dia.

Alloh SWT Maha Tahu kami tidak bisa berbuat apa-apa, Kami semua Yakin Kami Dapat Membangunnya Bukan karena kami memiliki uang yang melimpah, namun karena kami semua punya Alloh SWT. Pemilik Langit dan Bumi dan apapun diantara keduanya.
Sungguh, kasih sayang Alloh meliputi segenap jagad raya alam semesta berikut isinya ini. Majelis pengajian adalah tempat dimana rahmat-Nya tercurah kepada siapapun yang berhimpun di dalamnya. Betapa tidak ! Karena, disana berhimpun para kekasih Alloh SWT yang dikumpulkan oleh niat yang sama : Mencari Ridho Alloh SWT.

Hidup ini sangat singkat, maka kekayaan terbesar kami adalah Mengenal Alloh SWT
dan Berbakti kepadaNya dengan tulus dan sungguh-sungguh.
Yang terpenting dari pesantren itu bukan bangunannya, namun ada santrinya, ada uztadzahnya ada fihak yang mengelola, ada organisasi, kuat dari segi ilmu, kuat dari segi finansial, kuat dari segi ekonomi, dan focus kepada Alloh SWT. Soal bangunan nanti biar Alloh SWT yang membangunkannya, dan itu pasti karena insyaalloh Pesantren Taman Tauhid sudah ada tanah dan lahannya. Dakwah itu Perintah Alloh SWT. Seperti seorang ibu yang menyuruh anaknya membeli kecap di warung. Maka sang ibu akan mengamanahinya uang, diberinya petunjuk jalan menuju warung, diberi tahu kecap seperti apa yang diinginkannya, dan kalau langit mendung, maka ibunda tersebut sudah menyiapkannya payung, dan bila ada masalah dan sesuatu yang menimpanya, ibunda yang akan bertanggung jawab. Tugas sang anak hanya berbakti kepada ibundanya dan mengikuti apapun yang diperintahkannya sebagai bentuk ta'dhim kepada ibundanya. Hanya itu saja sudah menjadi kebanggaan dan buah hati sang bunda. Sesungguhnya janji Alloh tidak akan pernah meleset dan pasti terjadi. Bila belum terjadi itu berarti dengan jalan itu Alloh sedang mengajari kita sesuatu, agar kita kuat, kokoh dan mandiri saat besar dan dewasa nanti.


Dialah Alloh SWT yang membawaku kemari, Tidak ada rencana, Tidak terfikir, dan tidak terdetik dalam hati untuk bisa Menyelam ke Dalam Samudra.

Huumb ... Cara Alloh menjalankannya seperti itu. Hakikatnya mas diperjalankan tanpa biaya 100 rupiahpun, dapat makan di tengah laut, di perahu keliling pulau-pulau kecil, naik Kapal Cepat Express namanya Cantika antar Pulau, Tinggal di Home Stay, berkeliling pake kendaraan masuk ke Hutan Mangroef, sampai mengitari Gunung-gunung di pulau pake mobil, + Pulang bawa Oleh-oleh .... Kalau Alloh SWT yang memanggil, ada saja caranya dia membawanya.

Rezeki kita itu bukan hanya terletak pada wisatanya, Rezeki kita itu bukan hanya terletak pada bisa menyelamnya, Rezeki kita itu bukan hanya pada Gratis nya perjalanan dan semua fasilitasnya. semua itu hanya Sarana (cara Alloh SWT membawa kita).

Rezeki kita yang sesungguhnya terletak pada saat Pulang kita semakin MENGENAL ALLOH SWT, semakin YAKIN ADANYA ALLOH SWT dan melihat Kekuasaan dan KeMaha Besaran Alloh, Semakin Yakin Alloh SWT menjamin hidup seluruh makhluk-makhluk ciptaannya di Dasar Laut hingga di Darat, Dialah Alloh Penggenggam Semua Takdir dan Episode Hidup Makhluk-Makhluknya.

Kenikmatan terbesar adalah disaat kita Ber-SUJUD diantara karang-karang dasar samudra dan berkata didalam masker dengan gelembung-gelembung udara disekitarnya " Ash Hadu Alla Ilaha Illalloh Wa Ash Hadu Anna Mukhammadar rosululloh ".
Kenikmatan terbesar adalah disaat kita Ber-SHOLAT dipulau-pulau yang tiada penghuninya, dengan luasnya pasir putih yang masih bersih di sekitarnya " Ash Hadu Alla Ilaha Illalloh Wa Ash Hadu Anna Mukhammadar rosululloh ".

Berangkat melakukan perjalanan dengan Niat yang Bersih dan  Fikiran Yang Bersih Untuk Mengenal Alloh SWT

Diiringi setiap perjalanan di Perahu dengan Memutar Surah Ar Rohman dan Dibacakan Artinya
Handphone menjadi jalan Melihat Kebesaran dan Kemaha Kuasaan Alloh SWT

Ikan di Lautan Yang Berbeda Bentuk dan Jenisnya saja dapat Rukun, Bagaimana dengan kita manusia di darat ?

Bersujud dan Bertasbih di dalam Samudra bersama Taman Karang dan Ikan-ikan
merupakan Kelezatan tersendiri dalam mengarungi perjalanan hidup ini

Just 2 Finger : For Alloh SWT and Rosululloh SAW
Kita diciptakan oleh Alloh SWT diciptakan 70 % Air.
Air adalah makhluk ciptaan Alloh yang sangat lembut, Rosululloh adalah seseorang yang hatinya sangat lembut
walau pribadinya Tegar Kokoh. Hanya orang yang memiliki kelembutan hati akan kuat dan tegar menghadapi kehidupan. 

Ikan saja yang tidak memiliki Cinta saja ... Alloh SWT sudah persiapkan jodohnya.
Apalagi kok kita yang punya akal dan kebudayaan.
Alloh SWT menciptakan segala makhluknya selalu bersama Jodohnya.

Air yang begitu Melimpah di Samudra yang luas ini, Beserta Terumbu Karang yang luar biasa banyak
Mengapa tidak ada air yang merembes masuk ke bumi.
Subkhanalloh Dialah Alloh SWT yang maha menciptakan alam semesta Se Sempurna mungkin

Melihat Alam Yang Indah tidak tercipta tidak dengan sendirinya, dan tidak dalam rangka kebetulan.
Maaf mas..... fotonya terlalu dekat, terkena Ombak, jadi wajahnya ndak kelihatan niee.........

Alloh SWT memperlihatkan keagungan dan kebesarannya,
Bulu Babi saja yang tidak sekolah, hanya bergerak diombang-ambingkan kesana kemari
di lautan saja dicukupi rezekinya oleh Alloh SWT dan dapat tumbuh menjadi besar.

Ikan saja dapat berjamaah, saling melindungi satu sama lain,
Dan bergerak memiliki Tujuan hidup mengarah ke jalan yang sama
Bagaimana dengan manusia ?

Jangan Gadaikan Akidah, Jangan Gadaikan Tauhiid Kita Yang Hanya sekali di Muka Bumi Ini.
Dialah Alloh SWT yang mengatur setiap detik dan mengatur semua Taman Taman Karang ini.
Andai kita diminta untuk membuat taman laut di seluruh dunia, berapa biaya yang harus kita habiskan, tidak terbayang.

Ikan yang tiada berakal saja dibuatkan Rumah Oleh Alloh SWT
Diberikan Komunitas dan Diberinya Pemimpin. Mereka bisa tumbuh bersama dan semua bertasbih.

Menyelam di Kedalaman bersama Ikan-Ikan di Samudra membuat suasana batin ini berbeda.
Berbeda dengan di darat, disini uang menjadi tiada berharga, yang berharga adalah dapat berbaur dengan Alam,
Sayang dengan ikan-ikan, menyatu dengan seluruh makhluk ciptaan Alloh.

Tumbuhan juga terlihat berbeda di lautan, mereka dapat menjadi sumber makanan, dan tetap mendapatkan sinar matahari.
Begitu manfaatnya matahari yang tumbuhan ini tidap pernah melihat dan jumpa dengan matahari, tapi tetap dia mendapatkan manfaatnya.

Segala Kenyamanan datang dari Alloh, semoga perjalanan ini menjadi ibadah dan semakin berkwalitas hidup ini

Tidak harus semua yang kita lakukan itu semua orang tahu.
Karena setiap kegiatan Alloh Pasti Tahu. Silaturohmi itu sangat penting, Berkunjung ke bumi manapun untuk saling mengenal dan menjadi jalan mengenal Alloh SWT.
Ibu Mariana dan Bapak Sumanto di depan saya saat ini sudah pensiun,
dan itu adalah hari-hari terakhir kami berjumpa di tempat kerja saat wisata.

Pulau demi Pulau adalah ciptaan Alloh, semua dalam genggaman Alloh SWT.

Jagung di darat saja dapat habis di makan di tengah samudra. Perhatikan bagaimana Jagung Rebus diperjalankan menuju ke Tengah Samudra, dan kalau memang rezekinya, Alloh SWT akan mendatangkannya dari mana saja yang Alloh suka.

Akhlak yang baik, Prestasi yang Gemilang ini membuat kita dapat menjadi jalan memperkenalkan Islam ke semua orang.

Bersiap siap untuk menyelam, kita sudah sampai di pulau terbesar kedua di Karimunjawa,
Pulau Nggleyan, disini banyak terumbu karang yang masih asli dan bersih banget airnya.

Subkhanalloh, saya bisa bermain bersama banyak ikan,
seneng ya biasanya kita makan, saat ni kita bisa bermain bersama makanan.
Subkhanalloh .....

Saya berenang dan menyelam sampai ke dasar perahu kami, dan saya melintasi 4 perahu tersebut.
Perhatikan bagaimana Alloh SWT menahan perahu tersebut agar tidak tenggelam, subkhanalloh.
Berbanding kecil banget di samudra yang sangat luas.
Kapal, Perahu, dan Apapun yang berjalan diatas nya adalah bukti ke Maha besaran dan Kekuasaan Alloh.

Menuju Pulau Selanjutnya.... Bersiap siap semua .....

Bila Alloh menyampaikan saya di tempat tersebut, pasti sampai juga.
Yang penting bukan hadirnya, yang penting khusuknya kita bersama Alloh SWT dimanapun kita berada.

Actioan lagi ah ........



Alloh SWT saja menjamin Makanan di Daratan dan Dilautan, Subkhanalloh .......

Meski makanan banyak, dan tinggal ambil, namun yang masuk dalam perut kita hanya sesuap dan satu piring.
Dialah Alloh SWT yang menjamin seluruh makhluk dalam janji dan jaminan Alloh SWT.

Alloh SWT mempertujukkan pertunjukkan yang luaarrrr biasa. Perhatikan semua ikan-ikan ini, mereka bergerak,
dengan satu tujuan yang sama, Mereka berjamaah, dan mereka terus bertasbih ke Alloh SWT.

Bila melihat keindahan alami seperti ini, apa ndak takut sama Alloh ?
Apa tidak jadi tambah yakin akan janji dan jaminan Alloh ?

Kita singgal di Pulau Bapak Bakrie, subkhanalloh Pulau saja harganya murah ya...
Lebih murah dari pada mendirikan sebuah Pom Bensin di Jawa.

Sampai jumpa di episode hidup selanjutnya... Semoga bermanfaat.
Assalamualaikum warohmatulloh



Internet Marketing Center ! Lauching at 16 - 6 - 2013.
Alloh SWT mengamanahi kami untuk mengijakkan kaki kami di Kota Solo kembali. Solo itu berarti Ahad, atau kita kenal Tauhid.

Bersama di depan Masjid Agung Surakarta, Beliau Saiful Anwar yang
insyaalloh beliau siap diamanahi untuk pengembangan Bisnis di Surakarta

Asshifa Herbal Official : 
Jl. mahesosuro VII rt 02 rw 06 gajahan, pasar kliwon, surakarta 57115. 

Insyaalloh kita bangun Bisnis dan Managemen yang based on Tauhid. Alloh SWT is our Bos. Doakan terus sahabatku ... We come to become Rokhmatallil'alamin.


Alkhamdulillah Hari ini kita Resmikan Brand "Qo Light".
Qo Light adalah Brand untuk product lampu hias yang kami buat. Resmi dipasarkan pada tanggal 6 Juni 2013 ( 6 - 6 - 2013 ), tepat pada Malam Isro' Mi'roj.
Bagi yang berminat dapat langsung berkunjung ke Lokasi Produksi :
Jl. Sewon Indah 17c. Panggung Harjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. 



 Bisnis Yang Tiada Pernah Rugi adalah BERBISNIS dengan ALLOH SWT. 
Buah dari Rasa Syukur untuk berkarya dan beribadah di Muka bumi ini. Bila Cahaya Lampu itu bernama Llamp Light. Sedang Cahaya Hati itu bernama Qolbu Light . Oleh sebab itu awalnya kita namakan Brand Q-Light, Rupanya Q-Light sudah digunakan oleh Perusahaan Lampu Korea, Maka produk kita agar berbeda kita singkat menjadi Qo Light.
Maksud Dinamakannya Qolbu Light (Qo-Light) adalah karya yang berasal dari sentuhan kesucian dan kebeningan hati
sehingga cahayanya menjadi sakinah, ketentraman bagi siapapun di Muka Bumi ini. Kunci untuk menjadikan Hati menjadi bening dan suci itulah Tauhid. La ilaha Illalloh.
Inilah Asal Muasal Nama Brand " Qo Light ". http://qolight.blogspot.com/ .




Dari Dulu kami tiada pernah Mensetting dan Berencana untuk meluncurkan Usaha, atau Product atau apapun saja dengan terjadwal. Perhatikan Waktunya itu Pas Tepat " Isro' Mi'roj " Waktu Perjumpaan Bersama Alloh SWT. Coba Perhatikan Usahanya " Itu Usaha Lampu / Cahaya / Penerangan ". Coba perhatikan Tanggalnya 6-6-2013, masih ingat kisah saya tentang Tanda Misteri Angka 3. [ 6=3+3 ] lalu [ 3 =2+1 ] Jadi 6-6-2013 itu bila dijadikan angka 3 disusun sebagai berikut 33-33-33. itu sama juga dengan bila disusun 333333. Sedang 3 ini adalah Alim Lam dan Ha. Itulah Alloh SWT.

Insyaalloh .... Minta saja ke Alloh nanti juga insyaalloh terjadi. Saat ini untuk Zona Bisnis Direct Selling kita sudah di 3 Zona : Ambarawa, Salatiga, dan Yogyakarta. Kemungkinan Target selanjutnya adalah Surakarta.



Habiburrahman El Shirazy, Novelis No.1 Indonesia. Hari Minggu tanggal 2 Juni 2013 saya diperjumpakan Alloh SWT dengan beliau. Sebenarnya saya sudah lama berjumpa sastrawan-sastrawan kelas dunia di Negeri ini. MH Ainun Najib, WS Rendra, Ibu Camana (Gurunya Alm.Chrisye). Namun saya mendapat pelajaran yang sangat penting dari beliau semua. Pelajaran itu adalah TAWADUK'. 

Beliau-beliau semua diatas itu "Enggan" disebut sebagai orang sukses.
Siapa bilang Hidup ini "HARUS" SUKSES !!! 
Orang kita ini tiap hari sudah jelas-jelas sholat tiap hari ! Rajin ! Khusuk !
itu masih di akhir surah Al Fathehah masih membaca " Ihdinasshirotol Mustaqim ". 
Ngerti Posisinya ? 
Bukan kalau sudah sholat itu Berez !! Sukses !! Kabul !! Diridhoi !! itu NDAK GITU !!
Setiap sholat kita harus minta ke Alloh dianugrahi Jalan Yang Lurus ! 
Besok sholat lagi masih minta gitu lagi dan bacaannya sama.

JADI HIDUP INI PERJUANGAN BUKAN KESUKSESAN !!!

Ihdinashirotol mustaqim itu diakhir-akhir surah alfathehah lho, dan kita wajib baca.
Diawal itu malah setor terus .... 
Muji Alloh ... Bismillahirrokhmanirrokhim...
Muji Alloh lagi .... Alkhamdulillahirobbil'alamin ...
Muji Alloh lagi .... Arrokhmanirrokhim ....
Muji lagi .... Maaliki yaumiddin ...
Muji lagi ... Iyyaka na'budu waiyyaka nasta'in...
Baru boleh minta .... Iyyakanakbudu waiyyaka nasta'in...
Baru boleh minta lagi ... Ihdinashirotol Mustaqim ......... 

Jadi tugas kita di bumi ini Mengabdi ke Alloh SWT.
Mereka semua adalah Hamba-Hamba Alloh SWT yang dengan Karya-karyanya, menjadi jalan banyak orang Mendekat ke Alloh SWT, itulah kesuksesan sejati.

Subkhanalloh rupanya ada nama saya di buku  kumpulan cerpen " Mahkota untuk Emak " karya Widhi Utami
Sahabatku yang Alloh Muliakan .... 
Menulis itu tidak mudah ... Kalau menulis yang disukai Alloh SWT. Karena ketika kita menulis itu masyaalloh bisa menjadi gudang dosa. Ada tulisan yang mengada-ada, diada-adakan, ditambah-tambah, didramatisir. Ada juga menulis cerita Amal, maka jadi Ria' dan hilang pahalanya. Bisa jadi dosa, tambah dengki, tambah takabur, belum lagi menertawakan episode kehidupan orang lain. Bisa jadi tulisan itu pamer ilmu, pamer bahasa asing, bisa jadi menjadi gurau, nyrempet menertawakan bentuk badan orang, maka tidak mudah.

Bila mau menulis, tanya dalam hati, Perlukah saya menulis ? Apa manfaatnya tulisan ini ?
Apakah Alloh SWT Ridho dengan tulisan saya ? Apakah ada orang yang selamat dan makrifat gara-gara tulisan saya ? Bila itu jawabanya "Tidak" maka Diam jangan nulis. baik itu Menulis di Facebook, Menulis di Twitter, Menulis di Blogger, dan Menulis di media apapun.

Perlukah saya menulis ? Apakah sangat bermanfaat tulisan saya ini ? Apakah jadi amal atau jadi dosa ? Jangan segala ditulisi dan dikomentari. Jangan menulis kecuali yakin tulisan kita Manfaat. Bila tulisannya bernada mengeluh ! Hati-hati, tulisan kita dibaca oleh Alloh SWT. Alloh SWT Maha Melihat dan Maha Menyaksikan Tulisan Kita. Takdir demi Takdir dalam Hidup kita ini adalah Karunia Alloh SWT. Jangan mengeluh dengan cara menuliskannya, namun tulislah hikmah dan syukur, karena sudah diukur oleh Alloh SWT.

Memamerkan Penderitaan ke Orang, itu seperti Mengadukan Perbuatan Alloh ke Makhluk. itu Tidak Bagus ! Ciri khas orang yang tidak sabar adalah ngadu ke makhluk atas perbuatan Alloh !
Sedangkan Alloh membuat cobaan ke kita supaya bersih, kita tidak ridho, dan ngadu kepada manusia dengan cara membicarakan dan menuliskannya. Bayangkan ! Mengadukan Perbuatan Alloh Yang Maha Agung ! Kepada manusia yang Amat Lemah !
Ini kan sangat tidak etis... 

Jangan suka memelas, menghiba, dan mengeluh dengan manusia dengan cara menulis atau berbicara. Tenang saja..... Tulislah apapun yang menjadikan siapapun yang membacanya menjadi jalan manfaat, dan menjadi semakin Yakin dan Dicintai Alloh.


Ujian hidup ni adalalah sesuatu yang mesti dijalani, kepastian tidak ada satupun yang tidak melewati ujian hidup. ujian hidup sama sekali tidak berbahaya, habkan ujian hidup bagian nikmat dari Alloh SWT Murid yang akan naik kelas diuji, yang tidak diuji yang tidak sekolah, orang yang beriman pasti diuji, dan ujian itu tidak ada yagn berbahaya, yang berbahaya itu salah mensikapinya.

Alloh SWT memperjumpakan saya Ir. Bambang Tjahjono, SE, MMBAT kemarin pada tanggal 21 - 5 - 2013. Beliau Alumni SMAN 1 Salatiga. Saat ini Beliau Menjabat Direktur Utama PT Pupuk Kujang dibawah bapak Mentri BUMN Dahlan Iskhan. Saat ini beliau yang mengurusi jalur Pupuk Seluruh Tanah Air. Beliau masih memiliki mimpi ingin menjadi jalan memberi makan orang diseluruh Indonesia.
* Hanya saya yang dirangkul saat berfoto, dan hanya saya yang berfoto berdua dengan beliau.

Dihina ! itu tidak berbahaya, yang berbahaya adalah salah mensikapi penghinaan. Sakit tidak berbahaya yang berbahaya adalah salah mensikapi sakit. Ditipu orang bangkrut tidak berbahaya, yang bahaya adalah salah mensikapinya. Tapi selama ini kita menganggap ujian yang berbahaya itu yang susah-susah. Seperti disakiti orang, ditipu orang, susah jodoh, sakit, kita sering menganggap ujian yang berbahaya itu ujian yang tidak enak.
Padahal ujian yang semacam itu banyak yang mengemasnya menjadi mudah mendekat kepada Alloh dibanding ujian kelapangan. Kita jarang menganggap naik pangkat itu ujian. Kita jarang menganggap bisa terbeli mobil itu ujian. Kita jarang menganggap anak lulus itu ujian. Kita jarang menganggap rupawan itu ujian. Kita menganggap kalau pesek itu ujian, padahal mancung itu juga ujian. Kita sering menanggap dihina itu ujian. Padahal jauh lebih berat dipuji itu ujian.
Kali ini kita tidak membahas yang susah-susah, karena sudah jelas wajah kita wajah susah. Kita akan membahas ujian yang lebih berat dari pada susah. Yaitu ujian kesenangan. Surah Al Anmbiya ayat 35 : "Kami akan menguji kamu, dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan, dan kamu akan dikembalikan hanya kepada kami ". Surah Al Ankabut ayat 2 dan 3 : kami akan menguji kamu bagi orang yang beriman. Jadi ujian dihina juga ujian juga dipuji. Coba ... mana yang lebih berbahaya ? Yang paling berbahaya itu adalah yang membuat kita LUPA kepada Alloh SWT.
Yang membuat kita semakin lalai, itulah yang bahaya. Dihina dan Dipuji mana kira-kira yang membuat lupa ? Dipuji. "Wah wah, akang ini orangnya sholeh" langsung hati ini " Yaah... memang sudah garis hidup saya... ", Langsung dia merasa dirinya sholeh. Dia lupa kepada Aib, Dosa, Kemaksiatan, Kebusukan hati, Ketidak khusukan sholat, Kekikiran, termakan oleh kata-kata sholeh. Makanya rosululloh menganjurkan bila ada yang memuji, taburi pasir itu wajahnya. Naluri kita senang dipuji, sudah Alloh yang menanam, namun harusnya kita ini Senang Dipuji Oleh Yang Maha Tahu siapa diri kita, ALLOH !


Sebenarnya berjumpa dengan orang besar di negeri ini tidak jauh-jauh amat, rupanya ada yang sangat dekat dengan kita semua dan tiap hari bisa ketemu. Beliau adalah Bapak KUSMIN. Beliau Guru Berprestasi Prestasi Senior Kami Drs Kusmin M.Pd yang mendapat: The 2nd Winner of National Best Civics Teachers 2010. Beliau mengajari saya ilmu " DEWI SUJINAH ", itu ilmu yang diajarkan ibunya kepada beliau. Dan sekarang gantian diturunkan ke saya. Apa itu DEWI SUJINAH ? Silahkan tanya ke beliau bila berjumpa.

Bukan senang dipuji oleh yang tidak tahu apa-apa. kan bohong kita. Orang yang memuji kita kan tidak tahu siapa diri kita. Kalau tahu pasti batal mujinya, benar ? Kita dipuji orang karena Alloh menutupi aib, nutupi dosa, nutupi kekurangan kita, kalau Alloh buka saja, termasuk ini nie, yang sedang menulis ini..... Alloh menutupi saja, kalau dibuka, mungkin tulisan ini tidak anda baca.

Tapi pujian itu Melenakan, dan kalau kita sudah termakan oleh pujian, kita tidak jujur, merasa sholeh, merasa baik, merasa mulia, actingnya kelakuannya seperti sudah merasa baik. Kalau sudah dipuji, kita akan bekerja keras agar pujian itu ada terus, karena enak. Jadilah hidupnya pemburu pujian orang. Kalau sudah sibuk, hidup mencari penilaian makhluk, khaqqul yakin dekat dengan MUNAFIK ! (Jadi ingat seseorang yang dulu pernah sangat saya cintai dan mengatakan kata ini ke saya "MUNAFIK LUE !", semoga Alloh menerima taubat saya dan memuliakan orang tersebut karena telah mengingatkan dan memperbaiki hidup saya).
Dia akan terus cari jalan, dengan penampilan, dengan omongan, dengan hartanya, dengan gelarnya, dengan kedudukannya, agar terus orang memuji dia. Lalu dimana "Alkhamdulillah" yang pernah dia katakan. "Segala Puji Hanya Milik Alloh" sedangkan dia tamak dengan pujian. Bahayakah dipuji ? Bahaya.... kalau salah mensikapinya. Pujiannya tidak bahaya, tapi termakan oleh pujian, ini yang bahaya. 
Ciri orang yang gila pujian adalah akan sakit hati bila tidak dipuji. "Apakah manusia mengira, apakah mereka akan dibiarkan setelah mereka mengatakan KAMI TELAH BERIMAN dan mereka tidak diuji, dan sungguh, kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Alloh pasti mengetahui orang-orang yang benar, dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta. ". Jadi ujian ini hanya untuk NGETES nie dari Alloh. Siapa yang benar, dan siapa yang dusta.

Kali ini kita sepakati, bahwa kita bahas ujiannya adalah denga KHOIR / Kebaikan. Kalau kita lihat iklan, langsung hadiahnya mobil mewah, rumah megah, perhiasan, mobil juga yang paling bagus. Apakah yakin kalau punya mobil seperti itu Pasti akan bahagia ? Apakah yakin punya rumah megah itu langsung bahagia ? Lihat Artis cakep-cakep... Apakah yakin dengan rupa yang indah, punya pasangan menawan, akan langsung bahagia ? Semua itu ujian.

Innama Amwalukum wa Auladukum Fitnah, Wallohu 'indahu ajrun 'adhim (surah At Taghobun ayat 15) Sesungguhnya harta-harta dan anak-anakmu adalah FITNAH / COBAAN Bagimu, sesungguhnya disisi Alloh pahala yang besar. Ketenangan, Kemantapan, Kenyamanan hidup bukan dari dunia berikut isinya. Huwalladhi kholaqo lakum jami'a. Alloh menciptakan dunia berikut isinya itu untuk menjadi pelayan kita. Dunia berikut isinya ini tidak mengerti bagaimana cara membahagiakan dan menentramkan hidup kita. Mereka cuman benda, hanya Alloh yang tahu dan mengerti bagaimana cara membahagiakan kita. 
Mobil tidak tahu, dia cuman kaleng, besi, plastik, karet, dan dia tidak tahu apa-apa untuk membahagiakan kita, benar ? Termasuk pasangan hidup juga tidak mengerti, hanya Alloh yang bisa mengerti bagaimana kita bisa bahagia. Makanya, hanya dengan kedekatan dengan Alloh kita bahagia. Sayang sekarang, Gembar Gembornya adalah kekayaan. Padalah kalau kita melihat sabda Rosululloh dalam riwayat imam Tirmidzi "Inna li kulli ummatin fitnatan" sesungguhnya setiap umat ada Fitnah / Cobaan. "Wa Inna Fitnata Ummati Almaal" dan sesungguhnya fitnah bagi umatku adalah harta.

Rosululloh juga pernah bersabda "Bukan kefakiran yang aku takutkan atas kalian, tapi yang sangat aku takutkan adalah dilapangkannya kehidupan dunia, sebagaimana yang terjadi pada orang sebelum kalian, kalian berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka dahulu, juga berlomba-lomba untuk itu, hingga dia menghancurkan kalian, sebagaimana dia menghancurkan orang-orang sebelum kalian ".
Saya tidak apriori terhadap harta, harta itu NETRAL. dia tidak punya salah apa-apa. Gelar itu netral, dia tidak punya salah apa-apa. Jabatan itu netral dia tidak punya kesalahan apa-apa. Yang Bahaya adalah kita salah mensikapinya.  Sekarang banyak pelatihan " KITA HARUS KAYA ! " Kekayaan diukur dengan membeli mobil bagus, dengan rumah megah dan mewah, dengan aksesories yang begitu dinilai dengan uang. Itu justru cobaannya.

Seperti ini nie kita nie, membangga-banggakan sesuatu yang tidak jelas sama sekali. Kita harus hidup normal, orang yang mengharap pujian dari orang itu hidupnya tidak normal. Bukan tidak boleh punya mobil mewah.
Menjadi kaya itu ujian yang lebih berat ... Hisapnya berat, Sombongnya juga beda, ini bukan berarti setiap orang kaya seperti itu, Belum lagi penyakit ujub, merasa diri beda dari yang lain. Seakan dia yang paling sukses, nanti cara bicara jadi beda, kalau kita sudah termakan oleh kekayaan.
Mungkin ada kebaikan lain yang dapat kita lakukan dengan memiliki kekayaan. Tapi apakah penyakit-penyakit itulah yang membuat kita bisa menjadi amal atau tidak ?

Jangan-jangan sumbangan kita itu bukan untuk nyumbang, namun untuk memperlihatkan kita ini kaya, saya ini dermawan, kamu ini saya tolong. Memberi itu tidak mudah memiliki keikhlasan, Uang keluar namun hati ini tidak mudah diolah menjadi ikhlas.
Ingin ketahuan dermawan, ingin orang yang kita tolong itu balas budi, ingin nyuap supaya orang tidak menyusahkan, masyaalloh banyak ujiannya.

Tidak mudah punya harta, dan punya kedudukan, cara jalan juga beda, jadi lebih di agung-agungkan. Ini bukan untuk menilai orang lain sahabat-sahabatku, ini untuk kita-kita ini, kalau siapa  tahu kita merasakannya.
Siap-siap bila suatu saat kita yang diuji, karena kita semua kan masih muda. Jangan sampai nanti bila diuji lulus sudah beda lagi. Diuji dengan punya pangkat beda lagi, gelar beda lagi, harta melimpah, belum popularitas, makin ngangkat-ngangkat makin dia tidak napak nie, makin tidak kenal siapa dirinya yang sebenarnya. Makin tidak ngaku kita ini hamba Alloh yang tidak punya apa-apa, Makin tidak ngaku kita ini berlumur dosa, bodoh, hina, kotor, makin tidak ngaku kita ini tidak berdaya tanpa pertolongan Alloh.
Melambung - melambung, trus apa artinya semua itu. Apa kita fikir dengan semua itu akan bahagia ? Demi Alloh Tidak akan Pernah Alloh berikan ketenangan, kebahagiaan bagi orang yang melupakan Alloh.
Ala bidzkikrillahi tatmainnul qulub, makanya hati hati.....  Jangan pernah kasihan dengan orang yang diuji. Bila Alloh sudah sayang kepada hambanya, dibikin hamba itu tidak banyak keinginan, kecuali ingin apa yang Alloh sukai, itu enak, banyak orang menderita itu karena termakan oleh keinginannya.

Jadi nikmat yang ada tidak ternikmati, Kisah kambing sembilan puluh sembilan, dia sibuk memikirkan kambing tetangga, jadi kurus karena ingin seratus. Selamat menderita orang yang disiksa oleh keinginannya.
Bagi saudara-saudara yang ingin kaya, sudah batalkan keinginannya, taubat-taubat..... Yang pertama belum tentu saudara punya takdir kaya, jadi harus bagaimana donk ? ini saya ingin mengikuti seminar "Kaya dengan SuperCepat !". Ndak lah..... kita tidak usah pengen jadi orang kaya.
Orang yang hidupnya berkah saja sudah cukup ! Sedikit mencukupi itu lebih baik daripada banyak melalaikan. Kalau BERKAH itu apa ? Dunia Manfaat Akherat Manfaat ? Kalau berkah itu cukup.
Ilmu cukup ini penting daripada ilmu kaya, kaya itu tidak jelas ujungnya. Orang kaya itu belum tentu berkah, namun orang Berkah, kaya dia. Orang kaya itu orang yang cukup, sudah bisa makan cukup itu sudah kaya tuh.

BERKAH !!! Buat nyekolahin anak cukup, buat banyar kontrakan cukup, bosen ngontrak pengen beli cukup, lihat orang tua pensiun langsung dapat membuatkan bisnis untuknya dan menjadikannya pengusaha, cukup !, bangunan pesantren belum jadi, sedekah, cukup !  Mau ke mekah, cukup !

Banyak yang ingin ikut ke mekah dan bayarin, cukup ! Tidak penting istilah kaya, benar ? Tidak Penting sama sekali ! Nafsu disana tuh !
Silahkan dipilih mau disebut "Kamu orang kaya" atau "Kamu orang cukup" ? Nafsu, nafsu, kita ingin dihormati disebut sebagai orang kaya.

Padahal rosululloh sudah mewanti-wanti nie, kelapangan itu lebih bahaya. Waktu untuk tafakur tidak ada, waktu untuk jujur tidak ada, dan kemakan saja.
Wa iyyam saskalloh bidhurrin, itu cuman disentuh... bukan ditimpakan kemudharotan, tapi cuman disentuh. Uang, Perusahaan banyak jadi biang ujub, babak belur satu persatu, mau hidup segan. Begitulah cara Alloh menyelamatkan.
BUKAN BERARTI KITA HARUS MISKIN ! ini juga salah....
Kalau begitu kita pengen jadi fakir miskin. Itu juga belum tentu selamat saudara .... Sudah fakir miskin, kerjanya minta-minta, ngutil, nyolong, Kita ini Terserah Alloh, mau ditakdirkan kaya, ditakdirkan sedengan, ditakdirkan bersahaja, yang penting kita siap dengan ujian apapun dan harus lulus!
Kalau ditakdirkan kaya, seperti Abdurahman bin Auf, ya kita siapkan diri untuk menghadapi kekayaan ini. Makin kaya makin banyak dermanya. Makin tinggi ilmu makin tawadhuk merunduk, makin diberi kedudukan makin berusaha kuat tawadhuk, adil, amanah. Makin dimudahkan dia, makin mudah pula menolong siapapun, jangan sampai lupa bahwa ini adalah ujian.
Datang harta, ini ujian ini, baru jadi rezeki bila kita lolos dari ujian ini. Kalau untuk keinginan kita, ingin atau perlu ? 
Perlukah sepatu seharga 5 juta ? yakin tidak khusuk sholatnya.... duduk di sebelah rak sepatu terus. Belum maqomnya... sudah yang normal-normal saja.
Mewah itu melebihi keperluan. Sandal jepit murah, tapi di tempat kita ada banyak sandal jepit tidak terpakai, itu berarti mewah.
Beli ini beli itu, kalau uang ada, nanti jadi isrof jadi berlebihan, jadi mubadzir itu kawan shetan, ada yang ditaksir uang langsung jalan, padahal orang tua belum dimuliakan.
Setiap rupiah pasti dipertanggung jawabkan di hadapan Alloh. 
Apakah saudara ingin kaya, mau ? Apa yang terbayang oleh saudara bila anda jadi kaya ?
Yang saya bayangkan setiap malam saya menangis karena takut akan hisab disisi Alloh.
Saya makan secukupnya, berpakaian sewajarnya, kalau saya kaya saya lebih banyak bertaubat, dan minta pertolongan Alloh agar saya kuat menanggung ujian kekayaan ini.  
Kalau tidak dia akan mengalami surah At Taubah ayat 75 - 77. 
"Dan diantara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Alloh, Sesungguhnya bila Alloh memberikan sebagian karunianya kepada kami, pastilah kami akan bersedekah, dan pastilah kami termasuk orang orang yang sholeh, maka setelah Alloh memberikan kepada mereka sebagian karunianya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka benar-benar orang orang yang membelakangi kebenaran. Maka Alloh timbulkan kemunafikan di hati mereka, sampai pada waktu mereka menemui Alloh, karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepadaNya, dan juga karena mereka selalu berdusta".

Shetan itu tidak tinggal diam, Ketika kita punya bisa jadi bilang, saya yang berjuang nie, enak aja dia yang dapat.
Makanya jangan tergiur jadi orang kaya, tergiurlah menjadi orang yang TAQWA dalam posisi apapun yang Alloh tetapkan.

Mungkin kita jadi konglomerat atau konglomerawati, ngak apa-apa, asal Alloh yang ngatur. 
Bila Alloh yang ngatur seperti abdurrahman bin Auf, tidak ada kekayaan di hatinya walaupun semua ditangannya.
Sama, saudara jangan ingin jadi ulama'. Kalau dalam otak kita ulama' itu identik dengan duniawi. 
Kalau ditakdirkan jadi ulama, saya ingin takut dengan alloh dengan ilmu, saya ingin bener-bener hati saya selalu bergetar, tidak ada dunia yang diingat, kecuali kedekatan dengan Alloh.
itu pasti dunia datang nanti.
Mending cita-cita jadi ahli taqwa saja.
Kita pedagang ahli taqwa, sudah cukup. Jujur dan Rezekinya berkah, sudah cukup !
Kalau memang takdirnya jadi kaya, sudah jangan fikirkan, pasti kita akan sampai kesana.
Kalau nanti takdirnya jadi Menteri, atau Jendral, tapi yang bertaqwa.
Cita-citalah jadi ahli taqwa, jangan nganggap sukses orang kaya, tapi menjadi sukses dengan menjadi taqwa dengan kekayaannya.
Kekayaan itu belum tanda kesuksesan, Inna aqromakum 'indallohi atqokum.

GOAL kita adalah jadi orang yang dekat dengan Alloh, baik dengan kesusahan maupun dengan kelapangan. 
Apapun yang alloh takdirkan kepada kita, Ujungnya adalah kita dekat dengan Alloh.


Mumpung kita masih muda, Insyaalloh bila kita panjang umur, suatu saat bisa menjadi bagian Mengelola Bangsa ini.
Sahabatku, ketahuilah orang-orang besar di Negeri ini itu dulunya adalah Anak SD, kemudian SMP, SMA persis seperti kita-kita ini.
Sadarlah sahabatku, boleh jadi kedepan kita ini yang akan mengemban Amanah di Negeri ini, Inilah saat persiapan terbaik untuk menghadapi masa depan.
* terlepas umur kita panjang atau tidak itu urusan Alloh.

Persiapannya adalah ...
Jangan melambat lambat Amal Sholeh ... karena siapa tahu kita mati sebelum beramal
Jangan melambat lambat Taubat ... daripada mati sebelum taubat
Jangan menyia-nyiakan kebersamaan ... karena siapa tahu itu yang terakhir kalinya
Dan Jangan Melakukan Maksiat ... karena siapa tahu kita mati saat bermaksiat, Naudzubillahi mindzalik.

Dan katakanlah " Bekerjalah kamu maka Alloh SWT akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rosulnya, dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada Alloh SWT, yang Maha Mengetahui Yang Gaib, dan Yang Nyata, lalu diberitakannya kepada kamu, apa yang telah kamu kerjakan ".

JUJUR !!! Sahabat-sahabatku sekalian ...
JANGAN TAKUT OLEH MASA DEPAN !
JANGAN TAKUT OLEH KESULITAN !
JANGAN PERNAH TAKUT OLEH TANTANGAN !
Takutlah hanya satu .... TAKUTLAH KITA TIDAK DITOLONG OLEH ALLOH !

* Karena sesulit apapun, bila ditolong oleh Alloh SWT semuanya akan berez...
** Tidak penting apa yang kita inginkan, apa yang kita cita-citakan terjadi, Yang terpenting adalah kita lakukan apa yang disukai Alloh, dan Takdir Terbaik adalah Yang terjadi Yang Terbaik Menurut Alloh.

Ya Alloh.... Betapa engkau Maha Baik.......
Saya orang yang kaya gini, engkau cukupi terus menerus, engkau tutupi aib dan dosa saya, engkau mudahkan urusan, nikmat mana lagi yang bisa hamba dustakan ?
Duuuh... Ya Alloh, Engkau Maha Baikkk... Banget !

Sukses itu tidak dilihat dari Banyaknya Harta, Pangkat, Gelar dan Jabatan.
Sukses itu nanti akhir hayatnya khusnul khotimah,
Sukses itu nanti dikuburnya lapang,
Sukses itu nanti di Padang Maghsyar dinaungi oleh Alloh,
Sukses itu nanti bila masuk surga dengan atau tanpa hisab,
Dan Kesuksesan Sejati dan Hakiki adalah dapat Berjumpa dan Bertatapan dengan ALLOH SWT bersama Rosululloh di Arshy besok.

Dunia ini hanya cobaan dan ujian saja ...
Alloh sudah tahu tidak ujian demi ujian yang akan kita hadapi ?
Tidak usah minta Alloh " Ngasih tahu jawabannya " dari setiap episode hidup kita ini.
Mendingan Minta " Agar kita bisa Menyempurnakan Apa Yang Alloh Sukai dan Ridhoi ".
Jadikan setiap ujian dan episode hidup ini menjadi jalan mendekat ke Alloh SWT, dan jangan menunggu esok hari, MULAI DARI SEKARANG dan SAAT INI !
Mulai dari sekarang Taatnya ! Taubatnya yang banyak ! Meskipun ujian dan episode hidup akan tetap kita jalani, namun taubat terus mulai dari sekarang .... karena boleh jadi belum sampai cita-citanya sudah meninggal. Toloonggg ya Alloh ... lalu kita Sempurnakan Sedekah, yang penting gedhe dan ikhlas... Ya Robb, ikhlaskan hati saya, semua karena Engkau. Terserah padamu mau diapakan hidup saya ini ... Terserah .... Terserah padamu.... Yang penting saya Lillahi Ta'ala.

Minta maaf kepada siapapun, dan stop berbuat dosa.
Yakin Alloh tahu hati ini ingin ini dan itu, Jangan Banyak Omong !!!!
dan Jangan Banyak difikirin ! Sempurnakan setiap detik-demi detik dalam mengarungi Episode demi Episode Hidup ini untuk Alloh SWT. Cukup !

Pentingkah kita ingin dianggap sebagai orang baik ?
Tidak Penting ! Yang Penting Kita Jadi Orang Baik.
Pentingkah kita yang dianggap orang menjadi orang yang jujur ?
Tidak Penting ! Yang Penting itu Kita Menjadi Orang Jujur.
Pentingkah kita membangun Brand Image di hadapan banyak orang untuk membuat banyak orang percaya kepada kita ?
Jawabnya : Tidak Perlu !!!!

KITA MEMPERBAIKI DIRI BUKAN UNTUK PENILAIAN ORANG !
KITA MEMPERBAIKI DIRI UNTUK PENILAIAN ALLOH !
KITA MEMBANGUN DIRI AGAR ALLOH SUKA KEPADA KITA !
CUKUP !!!!!
Di Bogor Puncak Pelatihan Pembelajaran TIK Seluruh Indonesia

"Robbana ma kholaqta hadza bathila subkhanaka fakina adzabannar" adalah puncak dari perkataan orang yang 'Alim atau orang yang berilmu. Ya Alloh tiada engkau ciptakan semua ini sia-sia, Maha suci engkau dan aku berlindung kepadamu dari Azab neraka. Semakin orang berilmu, semakin dia mengenal Alloh, semakin dia mengenal Alloh, semakin dia merasa tiada berarti apa-apa, sangat lemah, dan makrifat.

Sekolah tidak mengantarkan seseorang menjadi pandai, banyak orang meng-agung agungkan Titel, Pangkat, Gelar dan Jabatan yang seolah-olah menandakan ke-intelektualitasnya. Sampai saat tulisan ini tertulis saya masih bergelut di dunia pendidikan, dan saya ada di Salah Satu Departemen Pendidikan di Negeri ini. Namun jiwa saya tidak terikat dengan itu semua. Karena saya tiada bekerja dan berkarya disana. Memang tubuh ini ada disana, namun jiwa ini lepas dapat mengayomi alam semesta. 

Tiada Kedudukan Yang Tinggi Meski Sudah Berada di Kancah Nasional
Kecuali Menjadi Hamba Alloh SWT saja
Saya tidak tahu hidup saya akan menjadi apa atau siapa di kemudian hari. Yang Jelas Satu Status Yang saya kejar saat ini dan saya menyandangnya saat ini. Status itu adalah " Hamba Alloh SWT ". Saya tidak peduli banyak orang mengejar kekayaan, saya tidak peduli teman-teman seusia saya mengejar karir baik di perusahaan besar maupun di instansi pemerintahan. Saya juga tidak peduli banyak teman-teman menjadi wirausahawan muda agar cepat-cepat meraih kesuksesan. Saya juga tidak peduli orang-orang disekitar saya mati-matian mengeluarkan uang untuk sekolah S1, S2, S3 bahkan menjadi Professor. Saya juga tidak peduli banyak santri yang mengejar ilmu agama setinggi tingginya hanya akan menjadi Kyai. Karena saya sudah melepaskan itu semua. Cukup menjadi " Hamba Alloh SWT " saja, itu sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi saya.

Hidup ini hanya sejenak, harus bisa mengoptimalkan semua karunia Alloh
Sebagai bentuk rasa syukur.

Malam ini kita khatamkan Perjalanan kita di Departemen Pendidikan Nasional ini. Bisa jadi Badan dan Fisik ini masih disana, namun Jiwa ini sudah lepas, tiada beban dan tiada tujuan untuk meraih pangkat, atau apapun saja disana, dan tidak berharap apapun disana. Dunia yang saya masuki sekarang sudah berbeda.

Live is Syukur
Memang saya bekerja namun saya bukanlah karyawan.
Memang saya mengajar namun saya bukan guru.
Memang saya punya toko namun saya bukanlah wirausahawan.
Memang saya punya keterampilan expert di Information Technology namun saya bukanlah Tenaga Ahli.
Memang saya punya perusahaan namun saya bukanlah Pengusaha.
Memang saya punya ilmu Agama namun saya bukan Kyai.
Hakikat sesungguhnya saya tiada memiliki apapun, semua itu hanya Amanah dari Alloh SWT.

Dunia pendidikan menjadikan saya mengenal diri saya sendiri, dan puncak dari mengetahui kedudukan saya di muka bumi ini adalah saya menjadi hamba Alloh SWT. Tuhan yang menciptakan saya untuk beribadah dan taat kepada-Nya. Dan menjadikan Alloh SWT sebagai Tujuan Akhir Hidup saya.

Inilah TAUHID , yang dari lubuk hatiku mengatakan Qul Huwallohu Akhad, Allohusshomad, Lam Yalid Walam Yuulad, Walam Yaqullahu Kuffuan Akhad.

Saya akan mengisi sisa usia dan umur saya untuk menjadi bagian dari manfaat kepada sebanyak-banyak orang. Memperkenalkan Alloh SWT ke Seluruh Alam, Mencintai dan Meniru Rosululloh SAW. 

Pembukaan PESANTREN TAMAN TAUHID insyaalloh kita resmikan pada tanggal 1 Romadhon 1434. Managemen berbasis ISO 2008:9001 siap untuk diaplikasikan, berikut juga perkembangan sistem pendidikannya nanti akan ditambahkan beberapa bahasa Asing selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab.

Masih ingat misteri angka 3 ! Selalu kami tidak sengaja dalam memilih tanggal, dan perhatikan tanggalnya ... 
ini artinya apa Romadhon itu Jatuh Pada Bulan ke 9. 9 adalah 3+3+3 dan Tahun Diresmikannya Pesantren Taman Tauhid adalah 1434 .  1434 itu adalah 1 + 4 + 3 + 4 = 12. 12 adalah 3+3+3+3. Bila kita gabungkan mana Romadhon 1434 adalah 3+3+3+3+3+3+3 = Sama dengan Angka masehi diatas. 3 dobel 7 kali. bila disusun 3333333Artinya apa ? 1 Romadhon 1434 Hijriah adalah Munculnya 1 ( TAUHID / AHAD ) pada 333333 Hijriah. Dan ini semua tidak pernah kami Rancang ! Siapakah yang menemukan Angka ini tepat ! Dialah ALLOH SWT. Alif ( 1 huruf ), Lam ( 1 huruf ), Ha'( 1 huruf ) itulah Angka 3.


Master Piece Site Plan International Pesantren Taman Tauhid
Luas lahan yang siap dibangun 9 x 14 m2 ( 9 x 3 m2 untuk halaman, dan 11 x 9 m2 untuk Gedung Pesantren Taman Tauhid dan kegiatannya ). Perhatikan angka tersebut, kami semua tidak tahu luas lahannya seperti itu. Untuk halaman 9 x 3 itu 9 ( 3+3+3 x 3) = (3+3+3+3+3+3+3+3+3) = 333333333 . Perhatikan juga Luas bangunannya 11 x 9 ( itu Asmaul Khusna 99). Semua sudah Alloh yang atur. Saat kami hitung dengan hitungan yang kuat dan murah dan efektif maka bangunan itu membutuhkan dana bangun 600.000.000. Perhatikan dananya itu 6 = 3+3. 3 doubel. Bila Alloh SWT saja dapat memberikan mobil Alpard kepada Hamba Alloh untuk di tunggangi dan memfasilitasi manusia yang Luxs. Alloh Maha Kaya nanti Alloh SWT yang membangunkan dari mana jalan dan caranya yang Alloh suka dan ridhoi.

Saat Peresmian Taman Tauhid Pabelan yang insyaalloh di tempat ini juga akan didirikan Pesantrennya
Rosululloh Mukhammad itu 13 Tahun pertama dari 23 Tahun Berdakwah, Rosululloh itu satu yang paling Pokok adalah Hanya Memperkenalkan Alloh. Mengapa ? Sebab apabila orang kenal ke Alloh, dunia ini jadi kecil dan jadi ringan masalahnya, namun bila dengan Alloh-nya saja tidak kenal, maka perkara kecil saja menjadi perkara besar. Sahabat-sahabatku saat ini kita benar-benar Da'wah. Alloh SWT menunjuk kita untuk menjadi jalan manusia mengenal Alloh SWT.Pesantren Anak Taman Tauhid adalah bentuk dari Asy Syakuur (Alloh Maha Mensyukuri) pengakuan semua Nikmat dari Alloh, Selain Alloh SWT hanya jalan bukan sumber bukan pemilik. Di tempat itulah menjadi awal tempat memperkenalkan Alloh SWT kepada umat manusia. Lokasi berbasis alam dan dikelilingi pohon-pohonan membuat sejuk dan jauh lebih dekat dengan alam semesta. Insyaalloh dari tanah itu segera akan didirikan Gedung Pesantren Taman Tauhid. Taman Tauhid itu bukan milik saya, bukan pula milik mas sahal, bukan pula milik widhi, bukan pula milik teman-teman yang lain. Taman Tauhid adalah Milik Alloh. Maka dialah yang membangun, dialah yang menjaga, sedang kami-kami ini hanya hamba-hambanya yang hanya dengan izin dan karuniaNya dijadikan jalan untuk bermanfaat di hidup kami yang sejenak ini.

Seperti pesan Ayahanda saya kepada saya, bila pesantren yang engkau dirikan beserta sahabat-sahabatmu itu berkembang besar, jangan menggunakan namamu meskipun ayah tahu engkau punya ilmunya dan bisa menjadi Kyai Utamanya, namun berendah hatilah, jangan nama kamu yang dibesarkan namun nama Alloh SWT yang harus engkau agungkan, tidak perlu mengangkat nama bila perlu hilangkanlah namamu. Karena Alloh SWT sudah tahu saja sudah cukup, tidak perlu show off di depan makhluk, penduduk langit dan bumi dan alam semesta sudah menjadi saksi, jangan pernah berharap sanjungan, penghormatan, atau apapun saja dari para manusia itu, cukup hanya Alloh tempat bergantung dan sebaik-baik tempat kembali.


Pada tanggal 11 Mei 2013 Mas Sahal bersama Abah Abu (Ayahandanya) datang bersilaturohmi ke Ambarawa, tempatnya di Rumah kediamannya Mas Faris. Disana berjumpa Mas Faris dan Ayahanda Mastur (Ayahandanya). Tepatnya di Whitecyber Office pada waktu habis sholat isa' Abah Abu sebagai wakif (orang yang mewakafkan) mengikrarkan menyerahkan tanah wakaf kepada yang nadzir (orang yang dipasrahi mengurus wakaf) dalam hal ini Mas Sahal disaksikan oleh 3 orang saksi (Mas Faris, Ayahanda Mastur, dan Ibunda Siti Romsiatun). Berarti secara Islam Peristiwa ini Sah.



Sehari setelah perjumpaan tersebut lahirlah "PUSAT PENGEMBANGAN WAKAF INTERNATIONAL PESANTREN TAMAN TAUHID" yang insyaalloh akan terus dikelola untuk kemaslakhatan umat.

Insyaalloh diatas tanah ini berdiri " International Pesantren Taman Tauhid "

Abah Abu bermimpi berjumpa dengan seorang bidadari yang sangat rupawan. Namun bidadari itu mengenakan baju miliknya. Baju milik Abah Abu ini adalah pemberian dari Jamaah majlis Dzikir Abah Abu. Nama bidadari itu unik, namanya JUWARIYAH dalam  bahasa arab, dalam bahasa jawa yang berarti MUTIARA. Dan bidadari itu sedang menunggu-nunggu Abah Abu, dan dia mengajaknya. Dia berkata " Sudah lama saya tunggu-tunggu ke datangan anda, ayo ikut bersama saya ". Dan mimpi itu terjadi berulang-ulang.

Mari kita kupas perjalanan mimpi abah abu ini ...

Mengapa BIDADARI ?
Ciri bidadari adalah selalu masih perawan, dan bidadari ini hanya ada di Surga bukan di dunia, dan yang jelas bidadari ini berjenis kelamin wanita. Di antara kenikmatan surga adalah beroleh pasangan/istri berupa bidadari surga yang jelita. Al-Qur’anul Karim menggambarkan sifat dan kemolekan mereka dalam banyak ayat, di antaranya:

1. Surat an-Naba ayat 31—33
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa akan beroleh kesenangan, (yaitu) kebun-kebun, buah anggur, dan kawa’ib atraba (gadis-gadis perawan yang sebaya).” (an-Naba’: 31—33)
Ibnu Abbas, Mujahid, dan selainnya menafsirkan bahwa kawa’ib adalah nawahid, yakni buah dada bidadari-bidadari tersebut tegak, tidak terkulai jatuh, karena mereka adalah gadis-gadis perawan yang atrab, yaitu sama umurnya/sebaya. (Tafsir Ibni Katsir, 7/241)

2. Surat al-Waqi’ah ayat 35—37
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (wanita surga) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (al-Waqi’ah: 35—37)
Wanita penduduk surga diciptakan Allah l dengan penciptaan yang tidak sama dengan keadaannya ketika di dunia. Mereka diciptakan dengan bentuk dan sifat yang paling sempurna yang tidak dapat binasa. Mereka semuanya, baik bidadari surga maupun wanita penduduk dunia yang menghuni surga, dijadikan Allah l sebagai gadis-gadis yang perawan selamanya dalam seluruh keadaan. Mereka senantiasa mengundang kecintaan suami mereka dengan tutur kata yang baik, bentuk dan penampilan yang indah, kecantikan paras, serta rasa cintanya kepada suami.
Apabila wanita surga ini berbicara, orang yang mendengarnya ingin andai ucapannya tidak pernah berhenti, khususnya ketika wanita surga berdendang dengan suara mereka yang lembut dan merdu menawan hati. Apabila suaminya melihat adab, sifat, dan kemanjaannya, penuhlah hati si suami dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Apabila si wanita surga berpindah dari satu tempat ke tempat lain, penuhlah tempat tersebut dengan wangi yang semerbak dan cahaya. Saat “berhubungan” dengan suaminya, ia melakukan yang terbaik.
Usia mereka, para wanita surga ini, sebaya, 33 tahun, sebagai usia puncak/matang dan akhir usia anak muda.
Allah l menciptakan mereka sebagai perempuan yang selalu gadis lagi sebaya, selalu sepakat satu dengan yang lain, tidak pernah berselisih, saling dekat, ridha dan diridhai, tidak pernah bersedih, tidak pula membuat sedih yang lain. Bahkan, mereka adalah jiwa-jiwa yang bahagia, menyejukkan mata, dan mencemerlangkan pandangan. (Lihat keterangan al-Allamah as-Sa’di t dalam Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 834)

3. Surat ar-Rahman ayat 55—58
“Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Di ranjang-ranjang itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin1. Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (ar-Rahman: 55—58)
Mereka menundukkan pandangan dari melihat selain suami-suami mereka sehingga mereka tidak pernah melihat sesuatu yang lebih bagus daripada suami-suami mereka. Demikian yang dinyatakan oleh Ibnu Abbas c dan lainnya.
Diriwayatkan bahwa salah seorang dari mereka berkata kepada suaminya, “Demi Allah! Aku tidak pernah melihat di dalam surga ini sesuatu yang lebih bagus daripada dirimu. Tidak ada di dalam surga ini sesuatu yang lebih kucintai daripada dirimu. Segala puji bagi Allah yang Dia menjadikanmu untukku dan menjadikanku untukmu.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/385)
Bidadari yang menjadi pasangan hamba yang beriman tersebut adalah gadis perawan yang tidak pernah digauli oleh seorang pun sebelum suami-suami mereka dari kalangan manusia dan jin. Mereka diibaratkan permata yakut yang bersih bening dan marjan yang putih karena bidadari surga memang berkulit putih yang bagus lagi bersih. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 385)

4. Surat ar-Rahman ayat 70
“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik (akhlaknya) lagi cantik-cantik parasnya.” (ar-Rahman: 70)
Terkumpullah kecantikan lahir dan batin pada bidadari atau wanita surga itu. (Taisir al-Karimir Rahman hlm. 832)

5. Surat ar-Rahman ayat 72
“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dan dipingit di dalam rumah.” (ar-Rahman: 72)
Rumah mereka dari mutiara. Mereka menyiapkan diri untuk suami mereka. Namun, bisa jadi mereka pun keluar berjalan-jalan di kebun-kebun dan taman-taman surga, sebagaimana hal ini biasa dilakukan oleh para putri raja dan yang semisalnya. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 832)

6. Surat ad-Dukhan ayat 51—54
“Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami nikahkan mereka dengan bidadari-bidadari.” (ad-Dukhan: 51—54)
Wanita yang berparas jelita dengan kecantikan yang luar biasa sempurna, dengan mata-mata mereka yang jeli, lebar, dan berbinar. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 775)

7. Surat ash-Shaffat ayat 48—49
“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya (qashiratuth tharf) dan jeli matanya, seakan-akan mereka adalah telur burung unta yang tersimpan dengan baik.” (ash-Shaffat: 48—49)
Qashiratuth tharf adalah afifat, yakni wanita-wanita yang menjaga kehormatan diri. Mereka tidak memandang lelaki selain suami mereka. Demikian kata Ibnu Abbas, Mujahid, Zaid bin Aslam, Qatadah, as-Suddi, dan selainnya.
Mata mereka bagus, indah, lebar, dan berbinar-binar. Tubuh mereka bersih dan indah dengan kulit yang bagus. Ibnu Abbas c berkata, “Mereka ibarat mutiara yang tersimpan.”2
Al-Imam al-Hasan al-Bashri t mengatakan, “Mereka terjaga, tidak pernah disentuh oleh tangan.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/11)
Ini menunjukkan ketampanan lelaki dan kecantikan wanita di surga. Sebagiannya mencintai yang lain dengan cinta yang membuatnya tidak memiliki hasrat kepada yang lain. Hal ini juga menunjukkan bahwa mereka seluruhnya menjaga kehormatan diri, tidak ada hasad di dalam surga, tidak ada saling benci dan permusuhan, karena tidak adanya sebab yang bisa memicu ke sana. (Taisir al-Karimir ar-Rahman, hlm. 703)
Semoga Allah l memberi taufik kepada kita untuk beramal dengan amalan yang dapat menyampaikan kepada ridha-Nya dan memasukkan kita ke negeri kemuliaan-Nya. Amin.

BAJU APAKAH itu ?
Ciri-ciri baju itu adalah baju itu milik Abah Abu, dan baju itu bukan dari membeli, baju itu adalah pemberian jamaah dzikir yang dibina dan dibimbing abah abu. Baju itu sebenarnya adalah KYAI. dan Sebaik-baik baju itu adalah TAQWA. itu adalah sesuatu yang diidam-idamkan Abah Abu yang sejak kecil ingin memakainya.

Mengapa MUTIARA ?
Mutiara adalah suatu benda keras yang diproduksi di dalam jaringan lunak (khususnya mantel) dari moluska hidup. Sama seperti cangkang-nya, mutiara terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk kristal yang telah disimpan dalam lapisan-lapisan konsentris. Mutiara yang ideal adalah yang berbentuk sempurna bulat dan halus, tetapi ada juga berbagai macam bentuk lain. Mutiara alami berkualitas terbaik telah sangat dihargai sebagai batu permata dan objek keindahan selama Jutaan Abad bahkan sampai detik ini, Mutiara Sangat Jauh Harganya dari Pada Emas, Padahal Emas itu pokok dari jaminan pembuatan Uang. dan Uang itu banyak menjadi tuhan bagi orang-orang yang tersesat. dan oleh karena itu, kata "mutiara" telah menjadi metafora untuk sesuatu yang sangat langka, baik, mengagumkan, dan sangat berharga.

Mutiara sangat mahal harganya kalau di jual dan dijadikan perhiasan sangat bagus untuk dunia fashion. Mutiara berharga terdapat di alam liar, tapi dalam jumlah atau kuantitas yang sangat jarang dan langka. Mutiara budidaya atau mutiara yang berasal dari tiram merupakan mayoritas dari mutiara-mutiara yang dijual di pasaran. Mutiara laut dihargai lebih tinggi dari mutiara air tawar. Mutiara juga digunakan sebagai hiasan pada pakaian-pakaian mewah. Mutiara juga bisa dihancurkan dan digunakan dalam kosmetik, obat-obatan, atau dalam formula cat, jadi Mutiara ini punya banyak manfaat untuk keindahan dunia.
Mutiara yang dianggap berkualitas hampir selalu berwarna-warni dan menyerupai mother of pearl, seperti interior kulit yang memproduksi mereka. Namun, hampir semua jenis moluska bercangkang mampu menghasilkan mutiara yang sedikit kurang bersinar atau berbentuk kurang bulat seperti bola. Hampir semua moluska bercangkang bisa menghasilkan beberapa jenis mutiara, melalui proses alami, ketika suatu obyek mikroskopis terperangkap di dalam mantel lipatan moluska, tetapi sebagian besar dari mutiara tidak dihargai sebagai batu permata.
Sebuah mutiara alami terbentuk tanpa intervensi manusia sama sekali, di alam liar, dan sangat jarang terjadi. Kira-kira ratusan kerang mutiara harus dikumpulkan dan dibuka, dan dengan demikian dibunuh, hanya untuk menemukan satu mutiara liar, dan selama berabad-abad itulah satu-satunya cara untuk memperoleh mutiara.


Diajak Kemanakah Abah Abu ini ?
Diajak membersamai Rosululloh Mukhammad SAW berjumpa dengan Alloh SWT.

Jadi siapakah Simbol Bidadari ini ?
Dia adalah sosok seseorang yang ditunjuk oleh Alloh SWT yang hadirnya memberikan cahaya, petunjuk, kebahagiaan, keindahan, dan ketentraman. Dia adalah sosok yang dapat mengandung (lewat tangannya melahirkan karya-karya hebat), mengayomi dan menghasilkan banyak manfaat untuk umat. dia adalah sosok yang mengenakan baju ketakwaan, dia adalah sosok yang didaulat orang-orang dalam majelis dzikir dan diamini banyak orang-orang bertaqwa. Dia adalah sosok laksana mutiara yang sangat langka, yang dibuat langsung oleh Alloh tanpa perantaraan manusia, yang ilmu ilmunya tidak didapat di sistem-sistem pembelajaran di sekolah-sekolah masa kini, dan tidak dikarbit atau disengaja disetting atau dibuat, yang kwalitas mutiaranya berwarna warni, tiada pernah disangka-sangka banyak orang, dan tiada pernah orang bisa menggolongkan dia termasuk golongan yang mana, karena dia hanya ada di sisi Alloh Penciptanya. dan dialah orang yang menjadi jalan membersamai orang-orang yang bertaqwa bersama Rosululloh Mukhammad berjumpa dengan Alloh SWT Tuhannya. Itulah Puncak Keindahan dan Kebahagiaan Tertinggi yang jaauuuuh lebih tinggi dari pada surga berikut semua kenikmatannya.


Wakaf (bahasa Arabوقف[ˈwɑqf]plural bahasa Arabأوقافawqāfbahasa Turkivakıfbahasa Urduوقف) adalah perbuatan yang dilakukan wakif (pihak yang melakukan wakaf) untuk menyerahkan sebagian atau keseluruhan harta benda yang dimilikinya untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan masyarakat untuk selama-lamanya.
** Ya'riful wali ilal wali : seseorang yang bertingkat derajad wali lah yang mengerti manusia yang mana yang menjadi waliyulloh itulah yang tahu siapa bidadari dalam mimpi Abah Abu tersebut.

Ucapan Syukur

Ya Alloh terimakasih tak terucapkan tak terkirakan tak terwakilkan oleh segala bahasa, jika Engkau biarkan aku memilih akan lahir sebagai siapa dan menjadi apa, Jika Engkau memerdekakan aku untuk sepenuhnya mengurusi hidup matiku sendiri, tanpa Engkau bersedia menawanku di dalam kuasa rizkimu di dalam penjumlahan dan perhitunganmu, di dalam janji jalan keluar bagi masalah-masalahku, di dalam anugrah dan hidayahmu, ya Alloh bagaimana aku punya pengetahuan secuil saja untuk mampu memulai hari.